Mitos dan fakta tentang keperawanan

Bagi pasangan baru suami istri yang masih berstasus single , masalah keperawanan masih dijadikan hal yang penting , banyak pria yang menceraikan istrinya bahkan beberapa hari setelah mereka menikah  setelah suaminya tau bahwa wanita yang baru dinikahinya sudah tidak perawan lagi . Dan banyak juga cara yang ditempuh oleh seorang wanita menjelang perkawinan jika dia tidak perawan , berusaha keras mengembalikan keperawanan mereka.

 

fakta tentang keperawanan

Macam bentuk tentang keperawanan

 

Fakta tentang keperawanan

Keperawanan merupakan selaput tipis yang menutupi vagina , bentuk dan pola dari selaput tipis ini untuk masing masing wanita tidaklah sama , seorang wanita dikatakan masih perawan jika selaput tipis ini ( selaput dara ) masih utuh , dan  selaput ini akan rusak jika si wanita telah pernah melakukan aktifitas seksual seperti pernah dimasukin penis , pernah dimasukin jari baik itu oleh orang lain ( lawan mainnya )  maupun oleh dirinya sendiri ( masturbasi ) .

Beberapa praktisi kesehatan dan ahli seksolog berpendapat bahwa tentang keperawanan ini bisa rusak jika si wanita melakukan aktifitas berat seperti sepeda , renang , dan melakukan aktifitas berat lainnya , dan ini belum tentu benar , sebab  selaput dara ini posisinya berada di dalam tubuh wanita , dan akan rusak jika ada aktifitas yang menusuk kedalam selaput dara tersebut .

 

Mitos tentang keperawanan

Untuk mengetahui wanita masih perawan atau tidak tidak bisa dilihat dari  kondisi tertentu dari fisik wanita , untuk mengetahuinya harus dilihat dengan mata , wanita harus tidur terlentang dengan posisi ngangkang , lalu dilihat apakah selaput dara masih utuh ataukah sudah robek . Banyak anggapan dari masyarakat yang menyatakan bahwa untuk mengetahui si wanita ini masih perawan atau tidak bisa dilihat dari ciri – ciri bagian anggota tubuhnya seperti :

Cara Jalan

Mitos ini mengatakan bahwa seorang wanita masih perawan atau tidak bisa dilihat dari cara jalan, jika wanita yang masih perawan maka jalannya rapet sedangkan wanita yang sudah tidak perawan maka cara jalannya adalah ngangkang . Ini adalah tidak benar , cara jalan seseorang ditentukan oleh faktor seperti :

  • Bawaan sejak lahir
  • Kebiasaan aktifitas sehari – hari
  • Trauma fisik yang pernah dia alami dalam hidupnya .
  • DLL

Rasa sakit atau tidak saat menstruasi

Mitos tentang keperawanan ini mengatakan bahwa jika seorang wanita saat menstruasi jika merasa sakit maka ia masih perawan sedangkan jika ia tidak merasa sakit maka ia sudah tidak perawan , pernyataan ini adalah salah. Rasa sakit saat menstruasi disebabkan karena kontraksi pada dinding rahim bukan menandakan bahwa seseorang masih perawan atau tidak . ( Silahkan baca : Ramuan herbal mengatasi nyeri haid )

Kumis tipis

Mitos tentang keperawanan yang menghubungkan dengan kumis tipis ini adalah bahwa jika seorang wanita yang memiliki kumis tipis tandanya sudah tidak perawan , ini adalah salah . Adanya kumis tipis dikarenakan dalam tubuh wanita hormon laki-laki yang diturunkan oleh ayahnya sangat tinggi , dan hormon tersebut disebut hormon androgen . Jika si wanita memilki hormon androgen dalam tubuhnya tinggi maka ia akan memiliki kumis tipis.          ( Silahkan baca : Sistem reproduksi pria )

 

 

Artikel kami yang lainnya : 

  1. Cara mengatasi depresi wanita 
  2. Keluhan pada wanita hamil 

 

Sumber informasi / referensi  :

  • https://www.youtube.com/watch?v=5Hv9OkJd6Hw
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Perawan

About fayla afcharina

kebahagiaanku apabila aku menikmati hasil jerih payahku sendiri
This entry was posted in Tips kesehatan, Tongkat Madura and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *