Semburan sperma mempengaruhi kehamilan

Semburan sperma oleh sebagian masyarakat dianggap sebagai penentu kehamilan bagi mereka yang dalam proses menunggu kehamilan , padahal kenyataanya tidaklah demikian , meskipun semburannya lemah , sperma dapat berenang sendiri , ulasan selengkapnya simak video berikut ini :

 

 

Pendapat yang mengatakan yang mengatakan bahwa semburan sperma dapat meningkatkan terjadinya kehamilan adalah berdasarkan logika  bahwa dengan semburan yang kuat akan segera langsung mendekati saluran fallopi ( tuba fallopi ) dimana di dalam saluran ini proses terjadinya pembuahan akan terjadi .

Semburan yang lemah atau yang kuat tidak akan mempengaruhi proses kehamilan , yang mempengaruhi kehamilan adalah sehat atau tidaknya sperma itu sendiri , untuk mengetahui sehat atau tidaknya sel sperma tidak bisa dilihat dengan mata telanjang melainkan harus menggunakan mikroskop. meskipun semburan sperma lemah namun ia akan tetap bisa berenang menuju ke saluran fallopi, selengkapnya silahkan baca : cara pembuahan sel telur oleh sperma .

Ciri sperma yang normal dan sehat

 

Untuk mengetahui sehat atau tidaknya sel sperma perlu dilakukan penelitian melalui mikroskop , disana akan nampak terlihat sehat atau tidaknya sebuah sel sperma , ada 3 ciri yang bisa kita tetapkan apakah sperma itu sehat atau tidak yakni :

  • Jumlah sel sperma : Pria yang normal jika ia ereksi akan mengeluarkan sperma sebanyak 1 ml – 1,5 ml, dan tiap mililiter akan terdapat 20 jt hingga 100 jt sel sperma.
  • Bentuk ( kelengkapan dari sperma itu sendiri ) : Sperma yang normal mempunyai bagian – bagian seperti kepala , bagian tengah dan bagian ekor .
  • Kecepatan gerakan sperma : Sel sperma yang normal akan bergerak dengan kecepatan 5 mm per detik

semburan sperma

Sel sperma pria akan berenang menuju ke arah cairan yang mempunyai jumlah molekul yang lebih padat , semakin mendekati sel telur maka molekul-nya akan semakin padat , itulah penyebabnya mengapa sel telur tau ke arah mana ia harus bergerak .

 

Fakta tentang semburan sperma

Sperma setelah keluar dari penis seorang pria akan melaju dengan kecepatan 40 km – 48 km per jam , melebihi kecepatan mobil di jakarta saat jam kantor , yang mempengaruhi kuat atau lemahnya semburan sperma dipengaruhi oleh kontraksi otot di sekitar vas deferens atau  kelenjar kelamin pria . Meskipun semburan sperma begitu cepat yakni 40 km per jam , begitu masuk ke dalam serviks ( mulut rahim ) sel sperma akan melemah hingga untuk bisa mencapai sel telur yang jaraknya hanya 15 cm diperlukan waktu 5 menit hingga 72 jam .  Selain faktor kontraksi otot di sekitar kelenjar kelamin pria , ada faktor lain yang mempengaruhi semburan sperma yakni rentang waktu antara ejakulasi pertama dengan ejakulasi berikutnya , semakin pendek jarak antar ejakulasi maka akan semakin melemah semburannya .

 

Kesimpulannya adalah kuat / lemahnya semburan sperma tidak mempengaruhi kehamilan, sebab yang mempengaruhi kehamilan adalah kesehatan organ reproduksi wanita dan juga kesehatan dari sel sperma itu sendiri , jadi meskipun semburannya lemah sekalipun ia akan tetap bisa membuahi sel telur asal sel sperma sehat. Baca :  tips cepat hamil

 

Sumber informasi : http://health.detik.com/read/2011/03/08/075859/1586540/763/semburan-sperma-saat-ejakulasi-melebihi-40-km

Tags : ,