Penyebab keguguran

Banyak pasangan yang sudah lama membina sebuah keluarga belum juga di karunia keturunan . Yang menjadi salah satu faktor selain kurang subur pada salah satu pihak  juga ada faktor lain yakni seringnya mengalami keguguran , ada beberapa hal yang jadi  penyebab keguguran yakni :

 

Penyebab keguguran pada trisemester pertama dan kedua

 

 

Penyebab Keguguran trimester pertama

Masalah Kromosom

Kromosom merupakan salah satu komponen penting yang berkaitan erat dengan DNA , kromosom inilah yang nantinya akan menentukan identitas seorang bayi seperti warna rambut , warna kulit , jenis kelamin dan lain-lain . Jika salah satu kromosom sudah tidak sempurna maka pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim juga tidak akan sempurna , dan salah satu akibatnya mungkin adalah adanya keguguran.

Masalah plasenta

Plasenta juga memegang peranan yang cukup penting bagi masalah keguguran , fungsi plasenta sebagai pengikat antara bayi dan ibu , dengan plasenta juga sebagai penyuplai makanan dan membuang sisa metabolisme dari sanga janin , jika plasenta ada masalah maka kemungkinan besar keguguran akan terjadi .

Selain disebabkan oleh faktor  kromosom dan plasenta ada hal lain yang menjadi penyebab keguguran,  yaitu :  

Faktor Usia wanita yang sedang hamil

  • Wanita hamil dengan usia dibawah 30 tahun memiliki resiko keguguran 1:10
  • Wanita hamil dengan usia antara 35-39 tahun berisiko mengalami keguguran 2 :10
  • Wanita hamil dengan umur di atas 45 tahun memiliki resiko keguguran sebanyak  lebih dari 50 persen wanita hamil akan mengalami keguguran , artinya jika ada 10 wanita hamil dengan usia 50 tahun , maka lebih dari 5 orang akan mengalami keguguran .

Merokok selama hamil

Bukankah sudah dikasih tau kalau merokok dapat menyebabkan keguguran pada janin , selain menyebabkan keguguran juga akan menyebabkan gangguan pada janin. Merokok saat hamil akan memberikan racun pada janin , karbon monooksida dalam asap rokok akan menghambat aliran oksigen dan nutrisi ke bayi , jika aliran udara dan nutrisi berkurang maka akibatnya bayi tidak akan tumbuh secara optimal .  Hanya dalam hitungan menit jika otak manusia kurang mendapat asupan oksigen akan berakibat stroke atau bahkan kematian , apalagi ini janin dalam kandungan.  Berikut ini beberapa akibat yang sering diderita oleh bayi yang dilahirkan oleh seorang wanita perokok :

  • Lahir lebih awal (premature )
  • Berat badan jauh dibawah normal
  • Bayi mati secara mendadak
  • Infeksi pada saluran pernafasa
  • Sering menangis dalam waktu lama ( lebih dari 3 jam sehari)
  • Cacat bawaan secara permanen
  • Pertumbuhan yang tidak normal

Drug dan alkohol

Mengkonsumsi dan penyalah gunaan narkotika sangat memiliki peran untuk menggugurkan janin dalam kandungan , sebab efek alkohol dan narkotika begitu keras.  Dari penelitian tentang wanita yang mengkonsumsi alkohol saat hamil mengatakan bahwa jika seorang wanita sedang hamil mengkonsumsi 4,5 botol maka bayi akan menderita penyakit yang dikenala dengan sebutan  Foetal alcohol  spectrum disorder ( FAS ) yakni pertumbuhan yang tidak normal pada bayi  . Belum ada penelitian secara ilmiah yang dapat membuktikan secara ilmiah berapa batas aman wanita hamil dalam mengkonsumsi alkohol , hanya saja yang sudah terbukti adalah bagi wanita peminum alkohol saat hamil akan menyebabkan penyakit atau pertumbuhan yang tidak normal pada bayi . Belum bisa ditemukannya penelitian tentang batas aman yang boleh dikonsumsi oleh wanita saat hamil ini terkait dengan kemampuan daya tahan tubuh si ibu , dimana masing – masing wanita memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda , artinya  didalam tubuh manusia terdapat sebuah enzim yang berfungsi untuk memecah alkohol , semakin baik fungsi enzin tersebut maka akan semakin cepat enzim tadi memecah alkohol, sebaliknya semakin jelek fungsi enzim tadi maka alkohol dalam tubuh manusia tadi akan semakin lama , dan ini akan semakin membahayakan bagi janin.

 

Penyebab Keguguran Trimester Kedua

Penyakit Kronis

Setelah lolos pada trisemester pertama tidak berarti bahwa , seorang wanita yang sedang hamil akan terbebas dari resiko keguguran, lalu penyakit apa saja yang memungkinkan seorang wanita bisa keguguran pada  trisemester kedua ini , berikut ini diantaranya :

  • Kencing manis (Diabetes )
  • Hipertensi ( penyakit Tekanan darah tinggi) . Baca juga : Cara menurunkan darah tinggi 
  • Terpapar penyakit lupus
  • Terkena Penyakit ginjal
  • Hiper tiroid
  • Terkena Penyakit celiac
  • Adanya  Infeksi
  • Mengkonsumsi obat-obatan seperti :  misoprostol,  retinoid , metotreksat ,  obat anti-inflamasi non-steroid .

Struktur rahim

Struktur rahim menunjukkan perkembangan yang tidak normal  Contohnya pertumbuhan tidak normal non-kanker pada rahim (  fibroid )

Lemah serviks :

Jika otot serviks melemah atau kesalahan prosedur dalam operasi sebelumnya yang mengakibatkan gangguan pada servik , juga memicu adanya keguguran pada trismester kedua bagi wanita hamil . otot servik  berfungsi sebagai pintu penahan janin agar tidak keluar , jika otot ini lemah dan membuka sebelum waktunya , maka akibatnya adalah janin akan keluar sebelum waktunya , inilah yang dinamakan keguguran.

Sindrom ovarium polikistik

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) merupakan suatu kondisi rahim seorang wanita yang ukurannya lebih besar dari ukuran normalnya. akibatnya timbul gangguan hormon dalam rahim.

Mitos tentang keguguran

Ada banyak beberapa mitos yang sering kita dengar selama ini seputar keguguran , namun semua mitos itu tidak bisa dibuktikan kebenarannya , apa saja mitos tentang keguguran tersebut , berikut ini uraiannya :

  • Terlalu cape ( lelah )
  • Berhubungan intim dengan suami saat hamil
  • Bekerja terlalu keras
  • Berolahraga terlalu letih.
  • Guncangan-guncangan saat naik kendaraan.

Baca juga : mitos tentang kehamilan 

About fayla afcharina

kebahagiaanku apabila aku menikmati hasil jerih payahku sendiri
This entry was posted in Tongkat Madura and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *